BC, Renungan, Untaian Cahaya

SUAMIKU MILIK WANITA LAIN

Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya. Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah pasti habis bertengkar lagi dengan suaminya. Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan suaminya. Ayah Sarah yang juga keheranan, segera […]

Umum, Untaian Cahaya

Hukum Merayakan Tahun Baru Masehi

Oleh : KH. M. Shiddiq Al-Jawi Tanya: Ustadz, bolehkah seorang muslim ikut merayakan tahun baru? Jawab : Perayaan tahun baru Masehi (new year’s day, al-ihtifal bi rasi as-sanah) bukan hari raya umat Islam, melainkan hari raya kaum kafir, khususnya kaum Nashrani. Penetapan 1 Januari sebagai tahun baru yang awalnya diresmikan Kaisar Romawi Julius Caesar (tahun

BC, Renungan, Untaian Cahaya

Fokuslah

Ada seorang anak yg setiap hari rajin ke masjid, lalu pada suatu hari ia berkata kepada ayahnya, “Yah mulai hari ini saya tidak mau ke masjid lagi” “Lho kenapa?”, sahut sang ayah. “Karena di masjid saya menemukan orang-orang yang kelihatannya agamis tapi sebenarnya tidak, ada yg sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang

Renungan, Umum, Untaian Cahaya

Menjaga Kepercayaan

Hati-hati saat kita mulai berbohong. Lihat baik-baik di mana kaki-kaki kebohongan kita berdiri, sebab ia belum tentu berdiri tepat di antara kebaikan dan keburukan. Maka jika itu kebaikan, pikirkan sungguh-sungguh, kebaikan apa yang sedang kita perjuangkan dalam kebohongan itu. Pastikan ia berpijak pada kebaikan orang lain. Atau jangan-jangan, hanya demi kebaikan diri sendiri yang dikemas

Tentang Islam, Untaian Cahaya

Apa itu Islam dan bagaimana seseorang menjadi seorang muslim?

Makna asal mula dari kata “Islam” adalah berserah diri dan pasrah sepenuhnya kepada Alloh dengan mengEsakanNya dan mengikuti ajaran para RosulNya. Jadi menurut pengertian ini, agama Islam adalah agama para rosul. Seperti firman Alloh dalam surat Al-Anbiya:25 وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ “Dan Kami tidak

Scroll to Top