Home » Blog » Untaian Cahaya » Renungan

Category Archives: Renungan

Arsip Artikel

Kategori

SUAMIKU MILIK WANITA LAIN

Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya. Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah pasti habis bertengkar lagi dengan suaminya. Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan suaminya. Ayah Sarah yang juga keheranan, segera […]

Continue Reading →

Fokuslah

Ada seorang anak yg setiap hari rajin ke masjid, lalu pada suatu hari ia berkata kepada ayahnya, “Yah mulai hari ini saya tidak mau ke masjid lagi” “Lho kenapa?”, sahut sang ayah. “Karena di masjid saya menemukan orang-orang yang kelihatannya agamis tapi sebenarnya tidak, ada yg sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang […]

Continue Reading →

Menjaga Kepercayaan

Hati-hati saat kita mulai berbohong. Lihat baik-baik di mana kaki-kaki kebohongan kita berdiri, sebab ia belum tentu berdiri tepat di antara kebaikan dan keburukan. Maka jika itu kebaikan, pikirkan sungguh-sungguh, kebaikan apa yang sedang kita perjuangkan dalam kebohongan itu. Pastikan ia berpijak pada kebaikan orang lain. Atau jangan-jangan, hanya demi kebaikan diri sendiri yang dikemas […]

Continue Reading →

HAM tak akan pernah berbuat apa-apa ketika akhlak anak kita BOBROK, tetapi ….

Sebuah Broadcast WA yang sangat menarik dan mungkin perlu direnungkan oleh para orang tua dan calon orang tua. Hakim itu mengejutkan semua orang di ruang sidang. Beliau membebaskan terdakwa kemudian meninggalkan tempat duduknya lalu turun untuk mencium tangan terdakwa. Terdakwa yang seorang guru SD itu juga terkejut dengan tindakan hakim. Namun sebelum berlarut-larut keterkejutan itu, […]

Continue Reading →

LGBT: Mengapa Didanai PBB??

Hari ini penulis dapat BC seperti tulisan dibawah. Setelah penulis baca, telaah..sungguh memprihatinkan dan membuat sesak di dada, terutama jika Anda seorang manusia yang masih “normal”. Normal disini adalah normal sebagai manusia yang sesuai kodratnya diciptakan sebagai manusia yang berpasang-pasangan. Silahkan dibaca dengan seksama, semoga Alloh menetapkan iman kita, terhindar dari fitnah, selalu selalu dalam […]

Continue Reading →